Cari Jalan

Oke, sesuai judulnya, kali ini saya mau cerita soal cari-cari jalan. Di mana? Di Jakarta. Sudah hampir 3 tahun wara-wiri di Jakarta, tentunya sudah sering kesana-kemari. Naik apa biasanya? Ya tergantung apa yang ada, kalau motor bisa dipakai ya naik motor, kalau enggak ya paling naik transajakarta, metromini, kopaja, mikrolet atau sejenisnya yang murah meriah. Ojek? Hampir enggak pernah, baru 2 kali. Taksi? Apalagi, enggak pernah (seriusan bro). Nah lalu apa tantangannya kalau jarang naik ojek dan taksi di Jakarta? Tentu saja: NYARI JALANNYA ITU LHO BRO.

Pertama, kalau pakai angkutan umum, gimana cara nyari jalannya? Yang perlu disiapkan: internet. Internet doang? Iya. Tentukan dulu mau naik apa, misalnya transjakarta. Download deh peta rute transjakarta, terus perhatikan halte-haltenya, cari yang terdekat. Nah dari situ googling lagi untuk mencari tahu angkutan umum apa yang bisa dinaiki untuk sampai tujuan. Catet deh, hapalin kalau perlu. Cukup simpel ya, biasanya saya pakai cara ini kalau ada internet. Kalau ga ada ya tanya-tanya orang aja. Tapi tanyanya lebih dari satu orang, bisa aja kan ada salah satu yang ngaco hehehe. Malu bertanya, sesat di jalan mana ini waduuuhh..

Nah kalau naik motor sendiri gimana? Senjata utama tentu saja Google Maps. Pakai street view kalau bisa. Di tiap persimpangan, buka street view nya, lihat patokannya, pilih belokannya, supaya nanti gak salah belok. Ini tantangannya kalau naik motor pakai navigasi, gak bisa sambil lihat hape, jadi ya mau nggak mau harus dihapal. Sebenarnya bisa juga sih pakai GPS yang pakai suara itu, didengerin pakai headset. Tapi kalau sinyal GPS bapuk kan ribet, nanti telat ngasih tahunya. Kalau misalnya lupa gimana? Perhatikan aja petunjuk jalan, pilih yang mengarah ke tujuan. Jadi, sebelumnya kita hapalkan dulu urutan titik-titiknya. Misal dari Ragunan mau ke PRJ. Pertama ke Wr. Buncit, terus ke Kuningan – Menteng – Monas – Gn Sahari – Angkasa – PRJ. Nah, titik-titik itu perlu dihapal sehingga kalaupun salah belok di tengah perjalanan, masih bisa kembali ke jalan yang benar (bukan tobat). Kalau masih lupa juga? Ya udah, tanya-tanya orang aja :)) Ribet sih, tapi seru hehe.

Kalau naik mobil? Ini lebih simpel, soalnya bisa kan tuh pasang GPS di dashboard, tinggal ikutin aja, ga perlu repot-repot ngapalin. Kalau misal ada problem, problem-nya sama seperti yang sudah dijelaskan tadi: sinyal GPS bapuk. Kalau sinyal hilang? Lagi-lagi pakai jurus pamungkas: tanya orang :))

Oke sekian aja tipsnya, semoga selamat sampai tujuan 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Cari Jalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s